Sains

Selasa, 25 November 2014

Simbiosis


Simbiosis adalah hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup yang saling berdampingan. Kata simbiosis berasal dari bahasa Yunani yaitu sym artinya dengan, dan biosis artinya kehidupan. Simbiosis merupakan suatu pola interaksi yang erat antara dua organisme yang berlainan jenis, sedangkan simbion adalah sebutan untuk makhluk hidup yang melakukan simbiosis. 

Simbiosis dibagi menjadi 3, yaitu sebagai berikut :
A. Simbiosis Mutualisme
Simbiosis Mutualisme adalah hubungan sesama mahkluk hidup yang saling menguntungkan kedua pihak. Contoh simbiosis mutualisme: 

1. Hubungan lebah dengan bunga
sumber gambar : pixabay.com
Lebah membutuhkan madu yang terdapat pada bunga sepatu sebagai makanannya. Bunga sepatu membutuhkan lebah untuk membantu terjadinya proses penyerbukan.

2. Hubungan Kerbau dan burung Jalak
Sumber gambar : http://sharingdisini.com/
Kerbau memperoleh keuntungan dengan habisnya kutu – kutu yang menempel di tubuhnya, sedangkan burung jalak merasa untung karena mendapatkan makanan berupa kutu.

3. hubungan antara jamur dan lumut kerak 

Sumber gambar : biologipedia.blogspot.com
Jamur pada lumut kerak berfungsi sebagai pelindung dan penyerap air serta mineral. Ganggang yang hidup di antara miselium jamur berfungsi menyediakan makan melalui fotosintesis. Lumut kerak adalah organisme hasil simbiosis mutualisme. Jamur pada lumut kerak tidak dapat hidup sendiri di alam 

4. Hubungan Kupu-kupu dan bunga
Sumber gambar : ilmubuatsobat.wordpress.com
Kupu – kupu membutuhkan nektar yang terdapat pada bunga sebagai makanannya. Bunga membutuhkan kupu-kupu untuk membantu terjadinya proses penyerbukan. 


5. Hubungan antara Flagellata dan rayap
Sumber gambar: 007indien.blogspot.com
Flagelata hidup di dalam usus rayap dan ikut membantu proses pencernaan rayap. Sedangkan kalau untungnya buat Flagellata adalah mendapat makana dari Rayap.


B. Simbiosis Komensalisme 

Simbiosis Komensalisme adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan tapi pihak lainnya tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.
Contohnya adalah sebagai berikut :

1. Hubungan antara ikan badut dengan anemone laut 
Sumber gambar : adearisandi.blogspot.com

Di alam, kehadiran ikan badut pada anemon dapat melindunginya dari agresifitas beberapa jenis ikan seperti ikan angle atau ikan butterfly yang akan memangsa tentakelnya. Sebaliknya ikan badut memanfaatkan anemon tersebut sebagai tempat berlindung dari musuh alaminya. Tanpa perlindungan dari anemon, ikan badut hanya dapat bertahan hidup beberapa menit saja sebelum dimangsa oleh musuhnya.

2. hubungan antara tumbuhan pakis dengan dengan inangnya 

Sumber gambar : 007indien.blogspot.com
Tanaman Pakis mendapatkan keuntungan berupa rumah tinggal, sedangkan inangnya tidak mendapatkan keuntungan apapun dan tidak dirugikan. 

3. Hubungan antara anggrek dengan inangnya 
Sumber gambar : http://khairulmaisun.files.wordpress.com/
Tanaman Anggrek mendapatkan keuntungan berupa rumah tinggal, sedangkan inangnya tidak mendapatkan keuntungan apapun dan tidak dirugikan. 

4. Hubungan antara tumbuhan sirih dengan inangnya 

Sumber gambar : mrwahid.blogspot,com
Pohon sirih sama dengan pohon anggrek dan pakis pohon sirih ahnya menumpang tempat tinggal di pohon / Inangnya . sementara pohon yang di tumpangi tidak berpengaruh apa-apa. 

5. hubungan antara ikan hiu dengan ikan remore
Sumber gambar :images.google.com
Ikan remora yang berenang di dekat tubuh ikan hiu akan turut menjelajah ke mana pun ikan hiu itu pergi. Ikan remora menjadi aman dari ancaman ikan pemangsa lain karena ikan pemangsa takut terhadap ikan hiu. Sedangkan bagi ikan hiu gak ada pengaruhnya. 

C. Simbiosis Parasitisme

Simbiosis Komensalisme adalah hubungan timbal balik dimana satu pihak medapat keuntungan, sedangkan pihak satunya tidak untung dan tidak rugi. 

Contohnya adalah sebagai berikut :

1. Hubungan antara benalu dan inangnya

Sumber gambar : sanunblog.blogspot.com
Benalu termasuk tumbuhan biji dan berdaun hijau. Akar benalu itu tidak sempurna sehingga tidak mampu menyerap air dan hara langsung dari tanah. Untuk memenuhi kebutuhan akan air dann hara, benalu menumpang pada ranting tumbuhan jenis lain. Lalu akarnya yang berupa alat isap akan menembus masuk ke dalam jaringan pengangkut tumbuhan yang ditumpanginya. Kemudian benalu akan menyerap air dan hara yang terlarut di dalamnya. Sehingga tumbuhan inang mengalami kerugian karena air dan hara yang akan digunakan untuk hidupnya diserap oleh benalu. Akibatnya dari kegiatan benalu tersebut, biasanya ujung ranting tanaman yang ditumpanginya mengecil, kurus, dan akhirnya mati. 

2. hubungan anatar tali putri dan inangnya 

Sumber gambar : jurnalabdul.blogspot.com
Tali Putri yang langsung mengambil sari-sari makanan yg sudah di kelolah atau di fotosintesis sang inang. Jaid Tali Putri hidup dengan seratus persen parasit dengan mengambil sari makanan yg sudah jadi. Maka tumbuhan yang di tempeli Tali Putri akan lebih cepat mati. Karena sari-sari makanan yang sudah jadi langsung di serobot parasit itu tadi. 

3. hubungan antara manusia dan nyamuk 

sumber gambar : images.google.com
Nyamuk menghisap darah manusia. Nyamuk mendapatkan keuntungan, tetapi manusia dirugikan. 

4. Hubungan antara Kutu dan hewan yang ditumpanginya 

Sumber gambar : images.google.com
Kutu memperoleh makanan dengan mengisap darah dari tubuh hewan yang dihinggapinya, sedangkan hewan yang dihinggapi merasa gatal di kulit dan pertumbuhannya menjadi tidak sehat. 

5. Hubungan antara cacing pita yang hidup diusus manusia 

Sumber gambar : images.google.com
Cacing pita memiliki kait pada tubuhnya untuk melekatkan dirinya pada dinding usus manusia. Disebut cacing pita karena bentuknya panjang pipih mitip pita dan berkepala kecil. Biasanya cacing pita menyerang orang yang suka mengkonsumsi makanan yang berasal dari daging, terutama daging sapi dan daging babi yang dimasak tidak sampai matang. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar